Liverpool –
Arsenal ditahan Everton, membuat harapan mengejar Liverpool yang sudah tipis makin tipis lagi. Manajer The Gunners Mikel Arteta mengaku timnya membuang peluang.
Arsenal gagal menang saat tandang ke markas Everton di Goodison Park, Sabtu (5/4/2025) malam WIB, dalam lanjutan Liga Inggris. Unggul lebih dulu berkat Leandro Trossard, Arsenal gagal memaksimalkan momentum dan malah kebobolan gol penalti Iliman Ndiaye pada menit ke-49.
Tim tamu yang tampil dominan tak bisa mendapatkan gol keduanya, hingga harus puas dengan skor 1-1. Arsenal tercatat punya 14 tembakan, lima di antaranya on target tapi hanya membuahkan satu gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer Arsenal Mikel Arteta merasa timnya semestinya bisa dapat hasil lebih baik, tapi gagal karena kegagalan memaksimalkan peluang. Satu momen yang bisa diperdebatkan pada prosesnya membuat keunggulan rapuh mereka benar-benar sirna.
“Saya pikir kami berhak dapat lebih, tapi inilah yang pada akhirnya kami dapat. Ini tempat yang sulit. Mereka menjalankan dengan baik apa yang mereka lakukan di laga ini, secara konstan mengarahkan bola ke garis terahir, menangani bola-bola langsung dan bola-bola kedua,” kata Arteta dikutip Standard.
“Saya rasa kami tidak terancam apapun di laga ini, yang mana sangat positif. Kami sempat unggul 1-0, dapat sejumlah peluang bagus, menusuk ke celah-celahm tapi tidak menuntaskannya. Babak kedua kami ingin memulai denga bagus, mulai mendominasi laga, mereka harus lebih agresif, harus menjangkau ruang lebih banyak.”
“Kami melakukan sebaliknya, memberikan bola ke kiper, bermain direct, mengalami masalah, main direct lagi, lalu wasit memutuskan kasih penalti. Itu mengubah arah pertandingan, yang mana saya ada di sini untuk memberi pendapat soal itu.”
“Kami punya dua peluang besar untuk menang, kami tak menyelesaikannya. Jadi kami harus menerima satu poin ini,” imbuhnya.
Arsenal saat ini masih di posisi dua dengan 62 poin dari 31 laga, berjarak 11 poin dari Liverpool yang memimpin. Liverpool baru akan memainkan laga ke-31 melawan Fulham, Minggu (6/4) malam WIB.
(raw/mrp)