Jakarta –
Jasa Raharja mencatat angka kematian akibat kecelakaan selama momen mudik Lebaran 2025 menurun. Sebagian besar kecelakaan yang menyebabkan kematian saat masa Lebaran bukan dari pemudik.
“Ini fatalitas turun 35%, dan yang menarik justru dari korban meninggal dunia ini 92%-nya adalah bukan pemudik. Jadi hanya 7,5% yang merupakan pemudik,” kata Dirut Jasa Raharja Rivan Purwanto saat meninjau arus balik Gerbang Tol Banyumanik, Jateng, bersama Menhub Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho, Sabtu (5/4/2025).
Rivan berharap angka kecelakaan hingga menyebabkan kematian saat momen mudik bisa terus menurun ke depannya. Rivan juga berharap angka itu sejalan dengan momen arus balik Lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Mudah-mudahan ini terus terjaga sehingga di dalam arus balik ini, masih ada sisa 3 hari lagi, semoga tetap mengikuti apa yang disampaikan Pak Korlantas dan Menhub. Dan semua masyarakat melakukan balik dengan sangat dengan baik dengan tertib lalin. Sehingga selamat sampe tujuan,” ungkapnya.
Korlantas Polri seblumnya mengungkap korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama arus mudik Lebaran tahun ini turun sampai 28%. Angka itu sejalan dengan turunnya angka kecelakaan lalu lintas sampai 31%.
“Arus mudik sepanjang arus mudik itu alhamdulillah untuk angka kecelakaan kan kita turun sampai 31% baik itu jumlah kecelakaan maupun fatalitas. Yang meninggal dunia (turun) sampai 28%,” kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Raden Slamet Santoso kepada wartawan di Command Center Km 29, Kamis (3/4).
(rfs/rfs)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini